Friday, 12 December 2014

A Manggo Girl

Well, namanya bukan si Gadis Mangga. Gadis berusia 12 tahun ini bernama Elna. Sebenarnya dia adalah adiknya kakak kelas saya waktu di SMP dan SMA.

Gadis ini adalah murid saya, ia duduk di kelas VII SMPN 5 Jujuhan. Ia bukan anak yang pintar namun ia anak yang mau bekerja keras dan berusaha.

Hal yang unik darinya adalah pohon mangga dirumahnya tengah berbuah. Sudah 3 kali ia membawakan sebuah mangga untuk saya.

Pernah suatu ketika saya ingin membeli mangganya dalam jumlah yang cukup banyak, namun ia malah menolaknya dan lebih memilih membawakan mangga itu satu setiap hari.

Hal ini membuat saya cukup terharu, ternyata para murid peduli pada gurunya, anak ini sangat perhatian pada guru-gurunya, bukan hanya saya saja. Namun pada yang lainnya juga. Mungkin orang berfikir anak ini sedang mencari perhatian gurunya. Agar mendapatkan nilai yang bagus. Well, saya tak pernah berpikir sejauh itu. Selama anak itu berkelakuan baik dan manis kenapa tidak saya memberikan nilai yang baik pula untuknya.

Hal ini mengajarkan saya bahwa rasa sebuah ketulusan itu sangat manis, seperti rasa mangga yang diberikan pada saya, dan sekecil apapun itu, sebuah perhatian sangat berarti.

Terima kasih Elna, mangga dan ketulusanmu sungguh manis rasanya. Tetaplah menjadi gadis yang manis.

No comments:

Post a Comment

Tak harus merasa sungkan jika ingin berbicara ^.^