Thursday, 12 March 2015

Teman Hidup, Suamiku.

Ini seharusnya jadi tulisan kedua saya kemarin, yaaaa.... Saya sedikit menunda tulisan ini sampai saya selesai menonton "The Carrie Dairies". Well, saya tak akan bercerita banyak tentang "TCD" karena itu akan jadi out of topic.

Akhir-akhir ini saya mulai menyadari sesuatu dari pasangan hidup saya, yaitu suami. Saya merasa mulai menemukan sisi betapa ia sangat menyayangi dan memperdulikan saya.

Selama ini saya selalu meragukan rasa sayangnya terhadap saya dengan menanyakan kepadanya apakah ia mencintai saya, dan dia seperti merasa terganggu dengan pertanyaan saya tersebut. Lalu ia hanya menjawab, "memangnya harus dijawab ya?" dan saya pastinya langsung menjawab iya. Dan jawaban terakhir yang membuat saya merasa tidak puas adalah "abang gak suka banyak bicara, yang penting bukti". Kemudian, saya hanya bisa terdiam dan mulai bertanya-tanya, kapan ia akan menunjukkan rasa sayangnya.

Yap, apa yang ia ucapkan waktu itu terbukti. Suami saya memang tidak terlalu suka memberikan rayuan gombalnya, ia lebih suka menunjukkannya melalui sikap dan perlakuannya. Seperti contoh, ketika ia berkata akan menginap di Bungo, dan tiba-tiba saja di sore hari ia muncul mengejutkan saya dengan senyumnya yang nakal, dan saya akan langsung memberondongnya dengan pertanyaan, "loh, katanya nginep di Bungo?" dan dia akan menjawab pertanyaan saya secara singkat yng langsung membuat saya meleleh, "abis kangen istri" hwaaaaaaa sooo sweetttttt #langsunglumersaatitujuga

Trus, ada lagi kejadian motor aku bannya bocor dan udah gundul juga. Jadi musti diganti. Nah, pada saat itu dia yang rempong bawa ke bengkel dan ngebenerin ini dan itunya. Pas selesai diperbaiki dia cuma bilang, "nah, kalau gini kan aman. Untung bocornya pas ada abang, coba kalau enggak nanti kamu sendirian yang benerinnya, kan repot". Itu rasanya pengen terbang aja dah, sayang gak ada sayap. Heheheh

Trus, ada lagi yang masalah makanan. Dia tu apapun yang saya masak, gak pernah gak dimakan, selalu dibilang enak, sayanya jadi tambah semangat masakin buat dia.

Saya merasa seorang pria memiliki moment-moment tertentu untuk menunjukkan rasa sayangnya terhadap pasangannya. Terkadang pria tidak terlalu suka mengumbar rayuan, tetapi lebih suka menunjukkan aksi. Dan jika saja kita mau meluangkan sedikit waktu untuk memperhatikan sekecil apapun perhatian yang pasangan kita berikan, kita akan menyadari betapa melimpah ruahnya cinta yang pasangan kita berikan.

Seperti yang saya rasakan akhir-akhir ini. Sedikit demi sedikit saya mulai memahami suami saya. Ia memang tak banyak bicara, tapi bukti rasa sayangnya nyata bukan belaka.

Semoga kamu selalu seperti ini, tidak berubah sedikitpun. Apapun yang terjadi nanti semoga kita bisa melaluinya bersama-sama. Amiiiiinnnnnn..... Love you so much honey.
#STAYCOOLANDLOVEEACHOTHER #LOVEYOUSOMUCHMYHUBBY

No comments:

Post a Comment

Tak harus merasa sungkan jika ingin berbicara ^.^